6 Fakta Unik Tentang Love Hotel Di Jepang

Bagi sobat-sobat pecinta anime atau drama Jepang apalagi ada yang berbumbu "echi" pasti tidak asing dengan istilah love hotel atau hotel cinta kan? atau jangan jangan sudah pernah mencicipi hotel cinta, hayoo? Berikut adalah fakta-fakta unik tentang love hotel di Jepang.
Salah satu love hotel di Jepang -Telegraph
Fakta 1: Love hotel adalah tabu
Hotel cinta atau selanjutnya kita sebut love hotel sesuai namanya memang diperuntukkan untuk couple muda mudi Jepang untuk menginap dan tidur bersama. Image love hotel banyak mendapat pandangan negatif dari masyarakat sekitar karena alasan peruntukkan hotel itu sendiri. Pada dasarnya love hotel adalah hal yang tabu dan tidak secara luas diperbincangkan di Jepang sendiri. Bagi para traveler atau backpacker yang ke Jepang kemudian mencari tempat menginap biasanya guide atau supir taksi tidak akan menyarankan sobat ke love hotel.

Fakta 2: Ada 2 jenis tipe berkamar di love hotel
Di Jepang penduduk lokal biasanya mendeskripsikan love hotel sebagai hotel dengan layanan penyediaan kamar secara singkat waktu (short time services). Jika sobat berminat menyewa sebuah kamar untuk 3 jam, sobat harus membayar antara 3000-7000 yen tergantung kualitasnya. Sedangkan untuk bermalam harganya sangat mahal, paling murah sekitar 8000 yen dan akan semakin mahal ketika malam minggu tiba. Ada 2 jenis tipe tinggal di love hotel, menginap siang hari disebut dengan kyuukei dan jika malam hari disebu shukuhaku. Cek in malam hari dimulai pada pukul 10 malam.

Fakta 3: Menjamur karena kebutuhan ruang dan privasi
Kenapa love hotel banyak menjamur? Banyak orang di Jepang tidak memiliki ruang yang luas untuk aktivitas ranjang selain permasalahan privasi tentunya. Sebagai contoh mahasiswa yang sudah lulus masih berada satu atap dengan orang tuanya sehingga masalah privasi dan ruang sangat menganggu aktifitas malam. Seperti di Indonesia, masyarakat juga memandang negatif love hotel karena biasanya banyak digunakan oleh pasangan belum menikah untuk melakukan hubungan intim dan tak jarang pasangan selingkuh kerap ditemui ditempat ini.

Fakta 4: Menyediakan produk-produk pembangkit mood bercinta
Seperti hotel pada umumnya, love hotel memberikan layanan seperti tv, double bed, dan kamar mandi. Pokoknya sama dengan hotel pada umumnya hanya saja untuk membangkitkan mood bercinta biasanya dibawah rak tv ada banyak dvd JAV atau siaran tv nya ikut siaran kabel dengan program adult konten. Bagi mereka yang punya fetish aneh-aneh, hotel menyediakan penyewaan kostum anime dan sejenisnya dan pengunjung bisa mengontak manajemen hotel untuk mencobanya ^^.

Fakta 5: Suara orang merintih ada di mana-mana
Setiap hotel ada rulesnya, tapi sebagian besar mirip. Pengunjung tidak boleh datang bersama kelompok, hanya boleh couple. Staf hotel tidak mengijinkan pesta di love hotel. Pengunjung hotel diharapkan memperhatikan "noise" mereka. Jika sobat berwisata ke love hotel pasti tidak asing mendengar erangan suara orang dalam kamar bahkan ketika masih saat berada di loby hotel.

Fakta 6: Salah satu tulang punggun ekonomi negara di tengah krisis
Saat Jepang diterpa krisis ekonomi, Love hotel adalah salah satu bisnis yang tidak tekena imbasnya.
Love hotel telah menyumbang 40 milyar dolar setahun dan menjadi tulang punggung penyokong ekonomi Jepang hingga saat ini.

(sumber: yokoso japan dan pengalaman rekan)

Baca juga:

1. Festival Unik, Kuil di Jepang Untuk Mengobati Ambeien

2. Alasan Mengapa Cewek Muda Jepang Banyak Jadi AV Idol

Share on Google Plus

About Hyosoka Kuroudo

Seorang freelance designer dengan passion blogging dan memberitakan sesuatu yang unik dan edukatif. web: www.pernahwaras.com
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. Astaghfirullah. Sama aja kayak hotel esek - esek dong? Atau Dolly, cuma aja kesannya lebih 'elit' karena pakai sistem hotel :v

    BalasHapus